Total Tayangan Halaman

Kamis, 26 Juli 2012

ILMU PENGETAHUAN SESAT DALAM INJIL bagian 10


SEBELUM MEMBACA SAYA SARANKAN MENGAMBIL BUKU / NOVEL KARANGAN :
1. Matius    :MATI di kakUS 
2. Markus   :MAkelaR kasUS 
3. Lukas      :LUKisASempak 
4. Yohanes :aYO HANcurkan Estetika

”BERJUDUL INJIL / BIBLE King James ”

PADA PERTEMUAN KALI INI SAYA AKAN MEMPERLIHATKAN INJIL SEBAGAI KITAP SUCI DALAM MEMBIMBIMG UMATNYA!!  MARI KITA BUKA INJIL BERSAMA SAMA !! ASSHOLELUYAH ASSHOLELUYAH ASSHOLELUYAH



Ular makan debu
 
Kejadian 3:14
3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

FAKTA:
Ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular memiliki sisik seperti kadal dan sama-sama digolongkan ke dalam reptil bersisik (Squamata). Perbedaannya adalah kadal pada umumnya berkaki, memiliki lubang telinga, dan kelopak mata yang dapat dibuka tutup. Akan tetapi untuk kasus-kasus kadal tak berkaki (misalnya Ophisaurus spp.) perbedaan ini menjadi kabur dan tidak dapat dijadikan pegangan.

Habitat dan Makanan

Ular merupakan salah satu reptil yang paling sukses berkembang di dunia. Di gunung, hutan, gurun, dataran rendah, lahan pertanian, lingkungan pemukiman, sampai ke lautan, dapat ditemukan ular. Hanya saja, sebagaimana umumnya hewan berdarah dingin, ular semakin jarang ditemui di tempat-tempat yang dingin, seperti di puncak-puncak gunung, di daerah Irlandia dan Selandia baru dan daerah daerah padang salju atau kutub.
Banyak jenis-jenis ular yang sepanjang hidupnya berkelana di pepohonan dan hampir tak pernah menginjak tanah. Banyak jenis yang lain hidup melata di atas permukaan tanah atau menyusup-nyusup di bawah serasah atau tumpukan bebatuan. Sementara sebagian yang lain hidup akuatik atau semi-akuatik di sungai-sungai, rawa, danau dan laut.
Ular memangsa berbagai jenis hewan lebih kecil dari tubuhnya. Ular-ular perairan memangsa ikan, kodok, berudu, dan bahkan telur ikan. Ular pohon dan ular darat memangsa burung, mamalia, kodok, jenis-jenis reptil yang lain, termasuk telur-telurnya. Ular-ular besar seperti ular sanca kembang dapat memangsa kambing, kijang, rusa dan bahkan manusia.

 Kebiasaan dan Reproduksi

Ular memakan mangsanya bulat-bulat; artinya, tanpa dikunyah menjadi keping-keping yang lebih kecil. Gigi di mulut ular tidak memiliki fungsi untuk mengunyah, melainkan sekedar untuk memegang mangsanya agar tidak mudah terlepas. Agar lancar menelan, ular biasanya memilih menelan mangsa dengan kepalanya lebih dahulu.
Beberapa jenis ular, seperti sanca dan ular tikus, membunuh mangsa dengan cara melilitnya hingga tak bisa bernapas. Ular-ular berbisa membunuh mangsa dengan bisanya, yang dapat melumpuhkan sistem saraf pernapasan dan jantung (neurotoksin), atau yang dapat merusak peredaran darah (haemotoksin), dalam beberapa menit saja. Bisa yang disuntikkan melalui gigitan ular itu biasanya sekaligus mengandung enzim pencerna, yang memudahkan pencernaan makanan itu apabila telah ditelan.
Untuk menghangatkan tubuh dan juga untuk membantu kelancaran pencernaan, ular kerap kali perlu berjemur (basking) di bawah sinar matahari.
Kebanyakan jenis ular berkembang biak dengan bertelur. Jumlah telurnya bisa beberapa butir saja, hingga puluhan dan ratusan butir. Ular meletakkan telurnya di lubang-lubang tanah, gua, lubang kayu lapuk, atau di bawah timbunan daun-daun kering. Beberapa jenis ular diketahui menunggui telurnya hingga menetas; bahkan ular sanca ‘mengerami’ telur-telurnya.
Sebagian ular, seperti ular kadut belang, ular pucuk dan ular bangkai laut ‘melahirkan’ anak. Sebetulnya tidak melahirkan seperti halnya mamalia, melainkan telurnya berkembang dan menetas di dalam tubuh induknya (ovovivipar), lalu keluar sebagai ular kecil-kecil.
Sejenis ular primitif, yakni ular buta atau ular kawat Rhampotyphlops braminus, sejauh ini hanya diketahui yang betinanya. Ular yang mirip cacing kecil ini diduga mampu bertelur dan berbiak tanpa ular jantan (partenogenesis).

Macam-macam Ular

Ular ada yang berbisa (memiliki racun, venom/venomous), namun banyak pula yang tidak. Akan tetapi tidak perlu terlalu kuatir bila bertemu ular. Dari antara yang berbisa, kebanyakan bisanya tidak cukup berbahaya bagi manusia. Lagipula, umumnya ular pergi menghindar bila bertemu orang.
Ular-ular primitif, seperti ular kawat, ular karung, ular kepala dua, dan ular sanca, tidak berbisa. Ular-ular yang berbisa kebanyakan termasuk suku Colubridae; akan tetapi bisanya umumnya lemah saja. Ular-ular yang berbisa kuat di Indonesia biasanya termasuk ke dalam salah satu suku ular berikut: Elapidae (ular sendok, ular belang, ular cabai, dll.), Hydrophiidae (ular-ular laut), dan Viperidae (ular tanah, ular bangkai laut, ular bandotan).
Beberapa jenisnya, sebagai contoh:
  • suku Typhlopidae
    • ular kawat (Rhamphotyphlops braminus)
  • suku Cylindrophiidae
    • ular kepala-dua (Cylindrophis ruffus)
  • suku Pythonidae
    • ular sanca kembang (Python reticulatus)
    • ular peraca (P. curtus)
    • ular sanca hijau. (Morelia viridis')
  • suku Acrochordidae
    • ular karung (Acrochordus javanicus)
  • suku Xenopeltidae
    • ular pelangi (Xenopeltis unicolor)
  • suku Colubridae


Ular kisik alias ular lare angon, Xenochrophis vittatus
·          
    • ular siput (Pareas carinatus)
    • ular-air pelangi (Enhydris enhydris)
    • ular kadut belang (Homalopsis buccata)
    • ular cecak (Lycodon capucinus)
    • ular gadung (Ahaetulla prasina)
    • ular cincin mas (Boiga dendrophila)
    • ular terbang (Chrysopelea paradisi)
    • ular tambang (Dendrelaphis pictus)
    • ular birang (Oligodon octolineatus)
    • ular tikus atau ular jali (Ptyas korros)
    • ular babi (Elaphe flavolineata)
    • ular serasah (Sibynophis geminatus)
    • ular sapi (Zaocys carinatus)
    • ular picung (Rhabdophis subminiata)
    • ular kisik (Xenochrophis vittatus)
  • suku Elapidae
    • ular cabai (Maticora intestinalis)
    • ular weling (Bungarus candidus)
    • ular sendok (Naja spp.)
    • ular king-cobra (Ophiophagus hannah)
  • suku Viperidae
    • ular bandotan puspo (Vipera russelli)
    • ular tanah (Calloselasma rhodostoma)
    • ular bangkai laut (Trimeresurus albolabris)


KESIMPULAN:
 jika anda masih iman terhadap KRISTEN berarti anda orang yang menipu diri

Get This Comment Form

Tidak ada komentar:

Posting Komentar