Total Tayangan Halaman

Kamis, 05 April 2012

Ayat ayat cabul bagian 4 mohon 18+ / bimbingan orang tua


MARI KITA AMBIL KITAB INJIL DAN KITA BUKA

  

Kidung agung 4:1-7, berisi puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.
Kidung Agung 7:6-13, Puisi Kenikmatan Cinta
Bimbingan orang tua sangat dibutuhkan ketika membaca kebenaran ini. Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual  didalamnya terdapat:
Kidung ini berisi puji-pujian tentang kecantikan dan cinta yang menggunakan kata-kata seksual, yakni keindahan buah dada dan hasrat untuk memegang-megang buah dada."Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur."

Berikut ayat dan pembahasan yang dijelaskan kebanyakan pastur di: Ambon, Maluku, Papua dan sebagian dijawa:

Keterangan:
Kalimat eror= Kalimat eror
Kesimpulan dan opini= Kesimpulan dan opini
Penjelasan Pastoor= Penjelasan Pastoor


Ilustrasi anggapan orang kepada kidung agung

Kidung agung 4:1-7, berisi puisi rayuan bak seorang pecinta sex bebas yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.
4:1 Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau! Bagaikan merpati matamu di balik telekungmu. Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang bergelombang turun dari pegunungan Gilead.
4:2 Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru saja dicukur, yang keluar dari tempat pembasuhan, yang beranak kembar semuanya, yang tak beranak tak ada.
4:3 Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu, dan elok mulutmu. Bagaikan belahan buah delima pelipismu di balik telekungmu.
4:4 Lehermu seperti menara Daud, dibangun untuk menyimpan senjata. Seribu perisai tergantung padanya dan gada para pahlawan semuanya.
4:5 Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput di tengah-tengah bunga bakung.
4:6 Sebelum angin senja berembus dan bayang-bayang menghilang, aku ingin pergi kegunung mur dan ke bukit kemenyan.[ingin segera menikmati putihnya payudara seorang wanita / perawan yang bahenol membara]
4:7 Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu.

Kidung Agung 7:6-13, Puisi Kenikmatan Cinta seorang maniak sex
7:6 Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.
7:7 Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya.
7:8 Kataku: "Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya. Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.[Bait Puisi Kenikmatan Cinta seorang maniak penyimpangan sex]
7:9 Kata-katamu manis bagaikan anggur!" Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!
7:10 Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.
7:11 Mari, kekasihku, kita pergi ke padang, bermalam di antara bunga-bunga pacar!
7:12 Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar bunganya, apakah pohon-pohon delima sudah berbunga! Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!
7:13 Semerbak bau buah dudaim; dekat pintu kita ada pelbagai buah-buah yang lezat, yang telah lama dan yang baru saja dipetik. Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku!


Apakah perkataan tuhan separah ini? Itu gukan tuhan!!!!!! Itu hanyalah perkataanseorang maniak sex



Saya mohon maaf atas kata kata tak senonoh ini!! Tetapi inilah kitap yang pernah saya baca, dan sekaligus penjelasan pastoor kami. 

cerita akibat setelah menelaah ayat ini 
saya tidak tampilkan karena terlalu vulgar

Get This Comment Form

Tidak ada komentar:

Posting Komentar